Tips Bermain Captain Tsubasa Tatakae Dream Team


Generasi Sembilan puluh nampaknya harus bergembira untuk yang kesekiankalinya, setelah disuguhkan game Pokemon Go yang diusung oleh Niantic, kini giliran KlabGames yang mengusung Tsubasa sebagai andalannya setelah menggarap game seru lainnya seperti Bleach dan Yu Yu Hakuso.

Judul game resminya ialah Captain Tsubasa Tatatkae Dream Team. Dengan genre simulator dan mengadaptasi plot aslinya, game ini seakan langsung memiliki tempat di hati para penggemarnya.

Sumber gambar
 Menurut saya pribadi, kekurangan game ini terletak pada bahasa yang digunakan. Belum adanya versi global, mengharuskan para player non Japan dituntut untuk belajar bahasa Negri Tirai Bambu tersebut. Game play-nya juga menurut saya kurang memuskan, berharap sih seperti game play yang disuguhkan oleh PES atau Winning.

Sumber gambar

Sumber gambar
Untuk membantu, saya mencoba menjelaskan bagaimana cara memaninkan game ini. Ya, walau belum secara menyeluruh membahas, namun semoga membantu dalam meraba awal bermain permainan ini.

 BAGAIMANA CARA MEMULAI?

Pertama, game ini belum (atau bahkan tidak akan) rilis di play store atau app store di region Indonesia. Jadi, kita bisa merubah region ke Japan atau memburu APK-nya di Google. Ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan mendownload market bernama QooApp. Atau, bis unduh pada laman ini.

Kedua, setelah mendownload dan install, akan berlangsung proses download lagi. kali ini adalah download data yang lumayan besar. saya sarankan untuk mencari wifi dari pada memakan data.

Proses Download data sekitar 900MB
Ketiga akan berlangsung proses tutorial dan di sini lah kita diberi pemain secara cuma-cuma dengan rate SR hingga SSR. Keberuntungan dan ketampanan mempengaruhi, namun seperti game gotcha lainnya, selalu ada cara untuk mengakali. Begini caranya:

Ini tampilan saat akan gotcha pemain. Rate diusahakan SSR agar memudahkan permainan kedepannya.

Tulisan "shoott" bisa beragam, jika berwarna pelangi dapat dipastikan itu tipe SSR.
Perhatikan rate pemain. Dalam kasus ini, saya mendapat Hermann Kaltz dengan rate SR. Nah, dalam menu tampilan seperti di bawah, wajib hukumnya klik pilihan berwarna EMAS dan JANGAN TOMBOL HIJAU. Hijau artinya sudah puas dan emas berarti minta dipuasin lagi.

Herman Kaltz gelandang serang Timnas Jerman dan Hamburger SV
Nah, setelah mencoba ribuan kali, akhirnya dapat tipe SSR. Tinggal sesuaikan selera saja. Saya pribadi ingin sekali mendapat tipe striker terutama Schneider atau Carlos Santana. Namun semesta berkata lain atau memang pemain ini sulit di free pull, ya? Pierre dan Wakabayashi juga tidak ada lho.









TUJUAN PERMAINAN

Mulai dari tokoh hingga pengisi suaranya pun masih dipertahankan. Ceritanya pun juga, kita akan mengikuti kisah Tsubasa Ozora dalam awal karirnya bertemu dengan Nankatsu, hingga bermain untuk Timnas Junior Japan.

Kita tidak akan menjadi Tsubasa sepenuhnya, namun tugas kita ialah menjadi pelatih Nankatsu dan akan menyusun pemain terbaik guna kepentingan klub. Namun, cara mendapatkan pemain yang kita inginkan tidaklah mudah. Perlu keberuntungan untuk mendapatkan pemain yang bagus dan ‘langka’.

Urutannya ialah: NORMAL (N) > RARE (R) > SUPER RARE (SR) > SUPER SUPER RARE (SSR) > ULTRA RARE (UR).

Menu mencari pemain. Siapkan sekurangnya 5 gems!
Jika kita akrab dengan permainan besutan Bandai, pasti tidak asing lagi dengan konsep game seperti ini. So, sanggupkah kita menjadi next Roberto Hongo?

DALAM PENGEMBANGAN

Jogja Hanyalah Kumpulan Anjing Berwujud Manusia


Seorang pria tua menawari saya
“Becak…becak, Den,” Ujarnya dengan peluh memenuhi badannya
Di seberang, ada yang mentertawakannya
Dengan menunjuk sang bapak, mereka berkata durjana

Hidup sulit untuk manusia seperti sang bapak
Sudah lelah, masih ditertawakan pula
Belum lagi dijalan, hawa panas siap mencengkramnya hidup-hidup
Belum lagi kala berjumpa sang lampu merah, mencegatnya disetiap perempatan jalan

Di rumah anak dan istrinya sudah menunggu
Mereka mengharap setetes air bersih atau segenggam sangu
Indahnya dunia adalah sesuap nasi, bukan seteguk Starbuck
Hangatnya malam adalah berkumpul bersama, bukan diskotik daerah Kaliurang

Taksi mewah, mereka tidak keberatan mengeluarkan rupiah
Sedang jasa si bapak, mereka siap menawar hingga cekikan ekonomi diterima dengan mudah
Kayuhan demi kayuhan, dilalui bukan sekedar rintangan
Peluh demi peluh adalah air suci yang mendekatkannya dengan pintu rejeki

Sedang di pojok kota satunya, para remaja asik menghabiskan rupiah di sebuah tempat pelepas dahaga
Mereka tertawa sedangkan ibunya sedang menangis karena dagangannya tak laku dan layu
“Hidup sulit karena dibuat sulit,” katanya.
Dunia bukan melulu suatu di sekitarmu, nak

Jogja lupa akan cerita indah sebuah bel sepeda yang memenuhi agungnya kota ini
Jogja memiliki hobi baru, membangun bangunan baru, meruntuhkan rakyat hina di sekitarnya
Jogja juga kian asik membeli berbagai kendaraan untuk memenuhi kotanya
Sebenarnya bukan Jogja, lebih tepatnya adalah manusianya

Manusia di kota ini begitu unik
Lebih banyak akan membuatmu tergelitik
Pagi adalah kemacetan, siang adalah panas dan malam adalah simbahan darah
Jogja, hari ini, dipenuhi anjing dalam balutan kulit manusia

A Young Girl from Saigon (Chapter 1)

Oleh: Gusti Aditya

Sebelumnya tidak ada yang aneh dengan diriku. Semua berjalan seperti biasa. Lima belas tahun aku habiskan di tanah Saigon dengan nyaman dan jauh dari negriku tercita bernama Nusantara. Aku dibawa ke Vietnam karena menurut mereka aku dianggap berbahaya, namun aku dianggap sampah oleh anak-anak bangsa, kawan sebaya dan sejawatku di Indonesia.

Jujur, di Vietnam aku merasakan hidup kembali. Aku menikah dengan wanita asal Da Nang. Sesekali aku pergi ke kota baru tumbuh tersebut. Unik, seperti Jogja karena di sana baru saja dibangun pusat-pusat industri yang bukan main lebatnya. Bedanya, di Da Nang pembangunanya lebih tertata ketimbang di Jogja.

Suatu hari aku mendapat surat tugas dari bangsaku. Baru kali ini aku disapa layaknya pejuang, bukan layaknya sampah masyarakat seperti tempo hari. “Bapak Rodrigo Suparman, dengan datangnya surat ini, kami akan mempulangkan anda beserta sekeluarga ke Jakarta dalam tempo tiga bulan mulai dari surat ini dikirimkan. Semoga ini merupakan berita bahagia untuk anda sekeluarga. Kami juga menyiapkan segala cara untuk menaturalisasi istri beserta anak anda.”

Kira-kira seperti itu, taka da yang menarik, bahkan membuatku bergidig geli. Menaturalisasi istri dan anakku katamu? Lelucon macam apa? Aku tahu bahwa Indonesia sedang bergejolak. Aku tahu bahwa kecakapanku sedang dibutuhkan. Bukan aku tak cinta Indonesia, namun aku tak suka anak bangsanya!

ꝋꝋꝋ

Kemudian aku merangkak dalam rumah. Saigon diserang oleh berbagai persenjataan Vietnam Utara. Aku tak tahu mana yang benar dan yang salah. Aku di sini hanya ingin hidup tenang bersama keluarga kecilku. Keadaan politik Saigon sungguh gawat, bahkan menurutku harus diberi kata darurat di belakang kata gawat.

“Bagaimana ini, yah?” Istriku bersembunyi di bawah meja. Sedangkan aku melihat keadaan di luar melalui jendela. Istriku mendekap anakku yang baru bisa berjalan tersebut.

“Kita bukan antek kolonialisme, mengapa komunis keparat itu menyerang warga sipil?” Bentakku sambil melihat tentara Viet Kong membabibuta menyerang sekitar. “Ini imbas dari kebodohan Soviet dan Amerika. Kita didukung oleh Amerika, Korea Selatan dan Australia, mengapa komunis busuk itu dapat masuk hingga jantung Saigon? Bahkan memikirkan hal itu saja membuatku mual.”

“Berhenti omong kosong macam itu. Kita harus menyelamatkan Xuen! Kita harus ke Indonesia lusa! Buang semua egomu itu, yah!”

ꝋꝋꝋ

“Hingga aku mati, Indonesia tak akan pernah ada dalam diri Xuen.”

Bersambung

Metode Kritis-Transendental: Immanue Kant

Mengenal sedikit lebih dalam Filsuf Jerman, Immanuel Kant

Immanuel Kant, merupakan salah satu filosof yang berhasil menjadi tolak ukur pada zamannya melalui kritisisme. Kant hidup pada tahun 1724 sampai 1804. Ia memiliki kehidupn yang teratur, hingga pada suatu waktu Kant dijadikan acuan waktu oleh orang di lingkungannya. Di jam 10 dia pergi ke pasar, jam 12 dia pulang untuk beristirahat, dan di sore sampai malam hari dia menghabiskan waktunya dengan membaca.

Immanuel Kant dikenal dengan metode kritisismenya, yang secara garis besar beraarti tidak menerima secara mentah pengetahuan yang didapat. Selain itu, Kant juga dikena dengan metde sintetis apriorinya. Dalam mencapai tahap kritisismenya Kant melalui pembelajaran akan Ilmu alam gaya Newton dan Wolff. Periode ini berlaku hingga tahun 1755. Setelah melalui pembelajaran rasionalistis tersebut Kant membaca buku karya David Hume yang baru saja diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman. Di tahun 1770 baru dimulai periode kritisnya.

Dalam metode kritisnya, Kant berhasil mengatasi perdebatan panjang antara rasionalisme dan empirisme. Di satu sisi Kant mempertahanakna objektivitas, universalitas, dan keniscayaan pengertian, dan di lain pihak Kant meneriima bahwa pengertian bertolak dari fnomin-fenomin , dan tidak melebihi batas-batasnya. Kant memusatkan perhatia Filsafatnya ke manusia, dalam hal ini Kant berpendapat bahwa bukan manusia yang menyesuaikan diri dengan objek-objek disekitarnya, melainkan objek-objek disekitarnya lah yang menyesuaikan diri dengan manusia.

Kant memperhitungkan suatu metode analisa dengan sebuah titik tolak. Analisa yang dikemukakan oleh Kant berhubungan dengan analisa yang lain, contohnya Rizal mengajar mahasiswa. Dalam hal ini, Kant memberi awal analisa dari analisa psikologis yang berarti bagaimana suatu kejadian itu berjalan, lalu dicari daya-daya dan potensi-potensi yang memainkan peranan dalam kejadian tersebut. Setelah analisa psikologis lalu dilakukan analisa logis yang meneliti hubungan antara unsur-unsu isi pengertian satu sama lain. Dalam hal ini, diperiks hubungan antara ‘Rizal’ sebagai subyek dan ‘mahasiswa’ sebagai objek. Lalu, Kant menyertakan analisa ontologis untuk memeriksa realitas dan analisa kriteeriologis untuk menyelidiki relasi forml antara kegiatan subyek sejauh ia mengartikan dan menilai hal tertentu.

Terminologi Immanuel Kant

1. Pengertian analitis, selalu apriori; misalnya dalam ilmu pasti. Bersifat:
- predikat sudah termuat dalam konsep subyek;
- tidak dengan sendirinya mengenai kenyataan;
-tidak memberikan pengertian baru.

Ucapan semacam ini hanya merupakan pengertian formal, suatu tautologi; sebenarnya hanya suatu konsep belaka. Dalam ‘kebenaran’ ialah prinsip kontradiksi.

2. pengertian Sintetis.Sifatnya:
-relasi subyek dan predikat berdasarkan obyek riil; terjadilah kesatuan dari hal yang berbeda;
-memberikan pengertian baru.

Ada dua macm pengertian sintetis:

a. aposteriori; misalnya: “saya merasa panas.”

Sifatnya: -bukan universal, melainkan singular. Dasar ‘kebenaran’ ialah pengalaman subyektif.

b. apriori: misalnya hukum umum seperti: ‘Air mendidih pada suhu 100 derajat celcius; “Bumi berputar sekitar porosya setiap 24 jam.

Atau pula fakt umu: ‘sekarang hawa panas’.

sifatnya:- pengertian umum-universal, dan pasti.

***

Kant percaya dengan nilai obyektiifitas yang ada dalam setiap hal. Dalam kepercayaan dan agama misalnya, sesuatu yang membawa kemajuan dan kebahagiaan, hal itu merupakan sebuah engertian sintetis apriori. Menurut Kant hal tersebut bukanlah berdasar dari hal yang bersifat empiris saja, dan hal inilah yang akan dijadikan sebuah penelitian oleh Immanuel Kant.

Analisa Transendental

Kant mempercayai prinsip obyektifitas, maka dari itu Kant membagi syarat minimal dalam analisanya yang mutlak harus dipenuhi dalam subjek, guna melancarkan konsep objektivitas tersebut (transendental).

Secara metodis, Kant harus membeddakan dalam fenomin: apakah yang berasal dari pengalaman, dan apakah yang berasal dari subjek. Kedua, ia mau membatasi pada syarat-syarat yang minimal, sebab hanya itulah yang harus diterima dengan mutlak. Untuk mendapat hal yang objektif Kant membagi penelitiannya menjadi Bidang Inderawi, Bidang Akal (verstand), dan Aku Transendental.

Dalama analisa transendental ini ditemukan struktur yang merupakan akibat dari postulat objektifitas pengertian sintetis apriori. Dengan demikian, sudah diterangkan kemungkinan ilmu alam dan moral.

Deduksi Transendental atau Kritis

Setelah menentukan syarat minimal dalam subjek secara faktual, Kant juga mengaharuskan sesuatu berlaku secara de jure, jadi bukan hanya de facto. Mereka berlaku bagi pengertian dan penilaian selalu dan di mana-mana, sebelum ada isi tertentu. Lalu, ditentuka hakekat objektifitas kategiori-kategori dan postulat-postulat apriori.

Dialektik Transendental

Dialektik Trnsendental lalu berarti: kritik terhadap dialektik, atau terhadap penalaran ilusionir. Metafisik Ilmiah, yang mengatasi pengalaman manusia yang inderawi, itu mustahil; sebab metafisik demikian hanya mengenai noumenon, dan bukan tentang fenomin. Secara khusus itu berlaku bagi 3 pokok yaitu Tuhan, jiwa, dan dunia.Metafisik hanya menggunakan bentuk-bentuk dan kategori-kategorii secara formal dan kosong, menurut garis-garis deduksi silogistis. Itu berarti metafisik tidak mengenai kenyataan dan merupakan ilusi transendental.

Akhirnya Kant tetap berkeyakinan, bahwa kenyataan itu lebih luas daripada apa yang dapat dipertangguhngjawaban secara ilmiah. Dan ia lebih jauh lagi; berpusat pada ide-ide dan postulat-postulat yang istimewa itu, ia memberi petunjuk-petunjuk untuk membangun suatu metafisik baru, sebagai dorongan kodrati. Metafisik itu berdasarkan eemosi dan kehedak. Menurut garis itu, ide-ide dan postulat-postulat tersebut harus diafirmasi, buka pada dasar ertimbangan teoritis,melainkan karena dituntut sebagai dasar kegiatan manusia. Harus diterima dalam kepercayaan sebab manusia tepaksa bertindak. Mereka harus diakuis sebagai penentuan-penentuan teoritis, yang dengan tak terputuskan dihubungkn dengan pelaksanaan akal praktis. Makka akal teoritis harus berusaha memikirkannya secara konsisten.

Walaupun pada akhirnya Kant meneliti tentang metafisik, namun sebagai kesimpulan hanya dapat diulang bahwa metafisik hanya mempunyai arti ‘emotif’ yang ebrarti hanya merupakan anlisa syarat-syarat subyektif dalam pengalamn.

Metode Dialektis George Wilhelm Friedrich Hegel

Pendahuluan

ꝋ Orangnya

Georg Wilhelm Friedrich Hegel adalah seorang filsuf idealis Jerman yang lahir di Stuttgart, Württemberg, kini di Jerman barat daya. Pengaruhnya sangat luas terhadap para penulis dari berbagai posisi, termasuk para pengagumnya (F. H. Bradley, Sartre, Hans Küng, Bruno Bauer, Max Stirner, Karl Marx), dan mereka yang menentangnya (Kierkegaard, Schopenhauer, Nietzsche, Heidegger, Schelling).

Schelling dan juga tokoh-tokoh Romantik lainnya pernah di mengatakan bahwa makna kehidupan yang paling dalam ada pada apa yang mereka sebut “Ruh Dunia”. Pada 1816 ia diangkat menjadi guru besar di Universitas Berlin

ꝋ Filsafatnya

Hegel anggap bahwa filsafatnya sebagai puncak sejarah. Dalam pengertian ini, dia dapat membicarakan tentaang kemajuan ruh dunia sepanjang sejarah. Namun, kita tidak boleh lupa bahwa dia mengacu pada kehidupan manusia, pikiran manusia, dan kebudayaan manusia, “itu membuat ruh ini tidak terlalu menakutkan. Ia tidak lagi diam menanti-nanti seperti “kecerdasan yang tertidur di bebatuan dan pepohonan,”. sistemya yang palin utuh termuat dalam Enzyclopadie. Baik bukunya tentang “logika” maupun tentang “hukum” dijadikan satu bagian.

ꝋ Metodenya

Hegel dikenal sebagai filsuf yang menggunakan dialektika sebagai metode berfilsafat. Dialektika menurut Hegel adalah dua hal yang dipertentangkan lalu didamaikan, atau biasa dikenal dengan tesis (pengiyaan), antitesis (pengingkaran)dan sintesis (kesatuan kontradiksi). Pengiyaan harus berupa konsep pengertian yang empiris indrawi. Pengertian yang terkandung di dalamnya berasal dari kata-kata sehari-hari, spontan, bukan reflektif, sehingga terkesan abstrak, umum, statis, dan konseptual. Pengertian tersebut diterangkan secara radikal agar dalam proses pemikirannya kehilangan ketegasan dan mencair. Pengingkaran adalah konsep pengertian pertama (pengiyaan) dilawanartikan, sehingga muncul konsep pengertian kedua yang kosong, formal, tak tentu, dan tak terbatas.

Menurut Hegel, dalam konsep kedua sesungguhnya tersimpan pengertian dari konsep yang pertama. Konsep pemikiran kedua ini juga diterangkan secara radikal agar kehilangan ketegasan dan mencair. Kontradiksi merupakan motor dialektika (jalan menuju kebenaran) maka kontradiksi harus mampu membuat konsep yang bertahan dan saling mengevaluasi. Kesatuan kontradiksi menjadi alat untuk melengkapi dua konsep pengertian yang saling berlawanan agar tercipta konsep baru yang lebih ideal.

Langkah Pertama: Pengiaan

Pengiyaan harus berupa konsep pengertian yang empris indrawi. Pengertian yang terkandung di dalamnya berasal dari kata-kata sehari-hari, spontan, bukan reflektif, sehingga terkesan abstrak, umum, statis, dan konseptual. Pengertian tersebut diterangkan secara radikal agar dalam proses pemikirannya kehilangan ketegasan dan mencairan.

Langkah Kedua: Pengingkaran

Pengingkaran adalah konsep pengertian pertama (pengiyaan) dilawanartikan, sehingga muncul konsep pengertian kedua yang kosong, formal, tak tentu, dan tak terbatas. Menurut Hegel, dalam konsep kedua sesungguhnya tersimpan pengertian dari konsep yang pertama. Konsep pemikiran kedua ini juga diterangkan secara radikal agar kehilangan ketegasan dan mencair. Kontradiksi merupakan motor dialektika (jalan menuju kebenaran) maka kontradiksi harus mampu membuat konsep yang bertahan dan saling mengevaluasi. Kesatuan kontradiksi menjadi alat untuk melengkapi dua konsep pengertian yang saling berlawanan agar tercipta konsep baru yang lebih ideal.

Langkah Ketiga: Pemahaman Baru

ꝋ Pengingkaran terhadap Pengingkaran

Langkah pertama telah mencangkup langkah kedua secara implicit. Langkah kedua sudah memuat langkah pertama, sebab merupakan negasinya; jadi yang pertama telah dipikirkan. Akan tetapi, keduanya telah dipikirkan secara bersama-sama, dan dengan demikian mereka saling mengisi. Jadi, ketiga langkah sebenarnya adalah imanen satu sama lain, dan bersama-sama hanya merupakan satu gerakan saja.

ꝋ Kesatuan Kontradiksi

Merupakan motor dialektik menurut Hegel. Kontradiksi merupakan tahap dalam mencapai kebenaran dan menjadi jalan serta tahap mutlak yang harus dialami dulu.

a.    Kontradiksi bukan berarti satu

Disebut “kontradiksi” dan “negasi” itu bukan hanya berarti satu. Memang ada yang berlawanan secara kontradiktoris (positif dan negasinya), seperti “ada” dan “tiada”. Dan ada perbedaan antara yang mutlak-sempurna dan realisasi terbatas, seperti antara Tuhan dengan alam. Maka keberatan terhadap kontradiksi dalam kenyataan dan konsep itu tidak berlaku bagi semua “pertentangan” secara sama pula.

b.    Logika lain

Logika formal bukan filsafat, tidak boleh menguasai filsafat. Sebab logika memakai pemahaman “kontradiksi” justru dalam arti statis. Hegel mendobrak interpretasi statis tentang konsep, dan membuka konsep bagi suatu interpretasi dinamis. Bagi Hegel, kontradiksi itu benar-benar rill. Tetapi kontradiksi itu bukan menurut arti logika formal; kontradiksi itu menandakan kurang lengkapnya konsep terutama di kategori rendah.

ꝋ Belum Lengkap

Pengangkatan kedua langkah ini juga belum sempurna, sebab identitas langkah ketiga merupakan kesatuan lawan-lawan yang tetap lawan yang dipenuhi keterbatasan dan kekurangan belum diatasi dengan lengkap.

ꝋ Deduksi dan Induksi

Sistem Hegel bersifat deduktif, yaitu: oleh logika intrinsik yang niscaya ada dalam konsep, pikiran dibawa ke konsep lain. Data-data yang digunakan berfungsi lebih eksemplaris; tetapi menurut Hegel, semua data dan fakta dapat disusunkan dalam garis pikiran itu.

Sistem Hegel merupakan induksi prinsipil, akan tetapi bukan induksi yang membawa ke pengertian yang mau berkejauhan dari kenyataan. Induksi Hegel memberikan yang kaya dan makin konkrit. Induksi dan deduksi, analisa dan sintesa pada Hegel bukanlah dua jurusan berbeda, melainkan bersama-sama berkembang.

Sumber:

Bakker, Dr. Anton. 1984. Metode-Metode Filsafat. Jakarta: Ghalia Indonesia.